Selasa, 08 Mei 2018

KNIGHT KRIS (2017) Animasi "Kentang" Karya Anak Bangsa

  Ini adalah tulisan pertama gua...

  kenapa Knight Kris? Karna ini film yang paling gua tunggu kemunculannya (dalam versi DvdRip). Sebuah film animasi yang katanya (kata Deddy Corbuzier) film ini mempunyai kualitas grafis baik.

  Atas dasar itu pula jadi alasan gua buat suka sama film ini bahkan sebelum filmnya sendiri rilis di bioskop, dan beberapa hari kemarin akhirnya gua bisa liat film Knight Kris dari hasil pencarian gua obrak-abrik Google semaleman.

  Diawali rentetan gambar dua dimensi (2D) dengan prolog meyakinkan seputar kisah awal Asura (BimaSakti) sang raksasa jahat, di menit-menit awal ini ekspentasi gua terhadap film Knight Kris makin menggila.

  Sayangnya pas gambar beralih ke animasi tiga dimensi (3d) pertama terlintas di fikiran gua tentang bocah 8 tahun yang namanya Bayu (Chika Jessica) bener-bener bukan karakter "likeble" dengan khayalannya berhasil bikin opening "tajem" malah jadi "kentang".

  Nah, si Bayu lah yang nantinya ngelepasin si Asura dari "penjaranya" dengan mencabut Kris dari kepala Asura.

  Dari sini petualangan Bayu di mulai, selain buat bikin jiper si raksasa Asura pake kesaktian Kris'nya Bayu juga bertujuan buat balikin orang-orang desa yang di kutuk jadi batu macem Malin Kundang sama si Asura.

  Tapi Bayu gak sendiri dalam misinya (ya masa ia sendiri?) Bayu punya patner "seorang" Monyet bernama Empu (BimaSakti juga yang ngisi suaranya), dan Sepupunya dari kota Rani (Stella Cornelia) yang amat lihai dalam "membunuh logika". Sayangnya transformasi Bayu menjadi seorang jagoan bisa di bilang lumayam malas buat di gali sepanjang film bergulir.

  Bocah 8 tahun berubah jadi macan dengan baju zirah ala pewayangan bernama Bayusekti (Deddy Corbuzier), turun ke medan pertempuran langsung bisa "main hantam" ama musuh. Gak ada ceritanya adegan gak sengaja menang kayak Pou di Kung-Fu Panda atau latihan yang harus di lalui Bayu demi bisa jadi Bayusekti. Suguhan cerita yang menurut gua pribadi lumayan datar, sampe endingnya sendiri gak di bikin beres alias "kentang"

  kalau dari animasinya sendiri bisa di sebut paling bagus sejauh ini, meski kadang gua mikir juga "ini animasi film kok geraknya mirip cutscene di ps?" tapi tetep gua apresiasi film ini karna keberanianya buat bikin film animasi dengan modal yang "katanya lagi" (katanya mulu?) habis nyape Puluhan Miliyar, Anjay !

  Sebenernya filmnya sendiri gak buruk-buruk amat, gak bagus juga!

Ibarat kayak lo liat cewek cantik di Thailand ternyata cowok, jadinya serba "kentang".

  Di balik cerita yang sebenernya punya potensi nilai jual yang amat sangat, Knight Kris cenderung menonjolkan Aksi dan Grafis di banding Cerita dan Dialog. Emang tujuan pasarnya buat anak-anak, tapi Ah sudahlah...

Pengisi suara yang berantakan juga jadi salah satu nilai kurang dari Knight kris ini, menurut gua yang "pecah" cuma Nahwara (Santosa Amin) si kaki tangan Ashura.

Rate-nya : 5 dari 10

Sisi baiknya selain grafis visual yang "aduhai" karya anak bangsa, bentuk dari karakter (yang bukan manusia normal) kerasa modern banget emang cocoklah buat anak-anak tapi kalau orang tua atau dewasa atau manula pengen nonton, kesampingkan sementara logika anda, lagian ini film animasi yang bukan buatan Disney jadi..

HAPPY WATCHING

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

THE VISIT (2015) Kakek dan Nenek yang Bersahabat

Gimana kalau lu gak pernah liat wajah Kakek/Nenek lu, lalu suatu hari dapet kesempatan buat ngujungin mereka? Senengkan? Senenglah kalau lu...